Langsung ke konten utama

Serikat Buruh PT IMIP Tolak UMK Morowali 2023, Serukan Aksi Mogok Kerja

Serikat Buruh PT IMIP Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, belum belum menerima ketetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2023. Serikat Butuh PT IMIP menilai, UMP Morowali 2023 belum memenuhi kelayakan.

Diketahui, UMK Morowali tahun ini mencapai Rp 3.221.117 atau urutan kedua tertinggi dari 13 kabupaten kota di Sulawesi Tengah. Bahkan protes itu disampaikan ke Bupati Morowali Taslim bersama perwakilan PT IMIP beberapa waktu lalu.

Hadir dalam pertemuan itu perwakilan serikat buruh dari SPN, FSPMI, FPE, SBSI, SPIM dan SP SMIP. Dalam pertemuan itu, perwakilan buruh dan PT IMIP membahas kenaikan upah Rp 75 ribu per bulan atau sekitar 2 persen. Angka itu menuai protes dari SPN dan FSPMI.

Pimpinan PT IMIP Achamanto Mundato dalam pertemuan itu menyebut perekonomian perusahaan masih belum pulih Pasca covid-19. Belum lagi dampak dari kenaikan BBM sehingga menyebabkan harga material seperti batu bara melonjak naik.

Wakil Ketua DPC SPN Kabupaten Morowali Muslim Muliadi menilai angka UMK 2023 disodorkan PT IMIP terlalu minim. "Jika dirasionalisasikan hanya berkisar Rp 2.500 per hari. Sangat jauh berbanding terbalik dengan kebutuhan yang harus dikeluarkan oleh para karyawan setiap hari maupun per bulannya karena dengan kenaikan BBM secara otomatis naik pula bahan pokok lainnya, termasuk sewa akomodasi," jelas Muslim dikutip dari akun Facebook LSKPM Lingkar Tambang Site Morowali, Selasa (10/1/2023).

Menurutnya, alasan perekonomian belum pulih pasca covid tidak logis karena produksi dan penerimaan karyawan terus terbuka sepanjang pandemi. “SPN dan FSPMI akan berkoordinasi untuk kembali melakukan upaya agar upah murah di dalam kawasan PT IMIP tidak diberlakukan. Dalam waktu dekat kami akan melakukan rapat koordinasi bersama semua PSP, juga rekan-rekan FSPMI untuk mengambil sikap dan tindakan selanjutnya."

Sumber : tribunpalu. com 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Opini Keadilan Buruh dalam Hilirisasi

Kisruh buruh sering terjadi dimana mana. Bukan dari Sabang sampai Merauke namun secara Global sudah mengelilingi dunia kisruh perburuhan tersebut. Beranjak dari pengalaman dari seorang buruh yang ulet sebut Eko(samaran) . Opini buruh tambang nikel, khususnya di wilayah seperti Morowali dan Maluku Utara, menunjukkan potret kontradiktif antara peluang ekonomi dan kondisi kerja yang berat. Meskipun hilirisasi nikel menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, banyak buruh mengeluhkan sistem kerja dan perlindungan yang minim. Berkecimpung didunia perburuhan sebagai karyawan boleh dikatakan unik dan menyenangkan. Karena di samping sering di temukan tantangan ada juga sesi menetralisir kesenjangan.  Secara keseluruhan, opini buruh menuntut adanya keadilan dalam hilirisasi, di mana peningkatan nilai tambah harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak-hak pekerja, jaminan sosial, dan keselamatan kerja yang lebih baik.  Berserikat (menjadi anggota serikat pekerja/buruh...

Pioneer masa depan helm kuning karyawan PT IMIP Morowali

Menjadi panutan atau pioneer di perusahan helm kuning di Morowali Sulawesi Tengah adalah harapan tumpuan aspirasi dan keluh kesah karyawan helm kuning sebagai karyawan ujung tombak level menengah Hidup sederhana pandai bergaul dan kharismatik. Sebut saja Eko Yamanda karyawan PT IMIP Morowali dibawah bendera Tenant PT GCNS yang telah memperlihatkan kinerja positif sebagai karyawan berhelm biru. Beliau berdedikasi, loyalitas dan cerdas setiap menyelesaikan dan menangani masalah. Bolehlah di katakan karyawan Pioneer atau panutan di kalangan helm kuning. Iya juga menyelesaikan masalah di lapangan dengan solusi dan ide cerdasnya.  PT IMIP yang bergerak di sektor pertambangan nikel ini telah beroperasi di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali tepatnya di Desa Fatufia. Menjadi Karyawan atau pengguna helm kuning di perusahaan raksasa seperti PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi harapan dari sebagian orang khususnya di provinsi Sulawesi Tengah.  Agar berlangsung kegi...

Serikat Buruh NIKEUBA dalam Kolaborasi dengan PT IMIP di Morowali

Masa emas organisasi sering mencatat history berfluktuasi. Namun tidak seperti salah satu organisasi elite Serikat pekerja yang solid ini. NIKEUBA...!!adalah Serikat buruh yang mencatut prestasi gemilang telah menunjukan perjalanan karier berkolaborasi dengan salah satu tambang Multinasional di Indonesia adalah PT IMIP di Morowali Sulawesi Tengah.  Momen spektakuler di tanggal 21-Sep-2026 NIKEUBA Morowali di undang langsung dari kantor pusat PT IMIP di Jakarta untuk silaturahmi serta bincang bincang progres berkelanjutan dan sumber daya kedepannya. "Kita ada undangan dari kantor pusat PT IMIP di Jakarta menjadi suatu input dan pembenahan kebersamaan kita dengan pihak pengusaha" pungkas ketua DPC NIKEUBA Morowali pak Suardi di sela-sela temu kader pada malam sebelum berangkat memenuhi undangan dari pihak perusahaan pemilik kawasan industri di Morowali. Di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Serikat buruh tidak hanya berfungsi sebagai wadah ...