Skip to main content

Kesehatan fisik dari efek jam kerja shift

Efek pergantian shift kerja menyebabkan stres pada tubuh. Kesehatan fisik anda sangat terganggu akibat shift kerja karena kurang tidur yang cukup sehingga mempengaruhi memori, suasana hati, waktu relaksasi, konsentrasi, dan perhatian. Sehingga kita harus berupaya untuk mengubah pola tidur untuk melawan perubahan kondisi tubuh yang mempengaruhi suhu tubuh, rasa lapar, kadar hormon, kantuk, dan kesadaran. 

Kelelahan tubuh kita menyebabkan kita merasa sering was was serta mempengaruhi konsentrasi dan mengurangi daya ingat. Misalnya antara waktu tengah malam sampai jam 05.45 pagi, karena ini juga merupakan waktu paling berbahaya untuk mengemudi. Kemudian sebaliknya juga pada jam masuk pagi menyebabkan masa kantuk antara jam 1 siang hingga jam 4 sore.

Pekerja shift cenderung terus-menerus kurang tidur, seringkali tidur dua jam lebih sedikit per malam dari yang dibutuhkan. Sebenarnya tidur siang dapat membantu mengatasi hal ini, namun kerja shift dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan tidur menjadi lebih sedikit, dan akhirnya menjadi insomnia. 

Ketika melakukan pergantian shift, idealnya karyawan seharusnya berganti secara bertahap atau memiliki waktu off (istirahat) yang cukup dan kemudian tetap pada shift tersebut. Sehingga tubuh dapat menyesuaikan diri dan sekali lagi dapat membentuk kebiasaan istirahat serta tidur yang baik. Perubahan yang berubah setiap hari itu pada dasarnya sangat buruk.

Pergantian shift jam kerja juga dapat menyebabkan terganggunya waktu makan. Karena kantuk juga dapat meningkatkan nafsu makan yang menyebabkan makan lebih banyak, dan pada akhirnya menambah berat badan. Selain itu, jenis makanan yang cenderung dipilih operator atau driver bukanlah jenis makanan yang bernutrisi baik. Namun sulit untuk makan salad sambil berjalan atau berlari, tapi mudah untuk di konsumsi atau dimakan,  namun sayuranlah yang kita butuhkan. Ditambah lagi dengan dehidrasi parah akibat dari AC unit yang dapat menyebabkan sakit kepala, kurang konsentrasi, sakit maag, dan ada menyebabkan masalah pencernaan serius dalam jangka panjang. Seperti dehidrasi juga dapat menyebabkan batu ginjal dan infeksi kandung kemih.

Peningkatan berat badan memiliki permasalahan tersendiri seperti peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes, yang keduanya lebih sering terjadi pada pengemudi profesional.

Semoga dengan adanya artikel ini, agar kita semua sebagai operator atau driver dump truk propesional mampu mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya perubahan kondisi fisik yang mengakibatkan rentetan penyakit yang tidak di harapkan. 

Comments

Popular posts from this blog

Opini Keadilan Buruh dalam Hilirisasi

Kisruh buruh sering terjadi dimana mana. Bukan dari Sabang sampai Merauke namun secara Global sudah mengelilingi dunia kisruh perburuhan tersebut. Beranjak dari pengalaman dari seorang buruh yang ulet sebut Eko(samaran). Opini buruh tambang nikel, khususnya di wilayah seperti Morowali dan Maluku Utara, menunjukkan potret kontradiktif antara peluang ekonomi dan kondisi kerja yang berat. Meskipun hilirisasi nikel menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, banyak buruh mengeluhkan sistem kerja dan perlindungan yang minim. Berkecimpung didunia perburuhan sebagai karyawan boleh dikatakan unik dan menyenangkan. Karena di samping sering di temukan tantangan ada juga sesi menetralisir kesenjangan.  Secara keseluruhan, opini buruh menuntut adanya keadilan dalam hilirisasi, di mana peningkatan nilai tambah harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak-hak pekerja, jaminan sosial, dan keselamatan kerja yang lebih baik.  Berserikat (menjadi anggota serikat pekerja/buruh)...

Tambang Nikel di Indonesia: Antara Peluang dan Tantangan Masa Depan

  Indonesia saat ini berada di garis depan revolusi energi dunia. Bukan karena kita punya jutaan kendaraan listrik atau pabrik baterai canggih, tetapi karena kita punya nikel — salah satu komponen utama baterai kendaraan listrik. Tapi, seiring meningkatnya perhatian dunia pada tambang nikel di Indonesia, muncul pertanyaan besar: Apakah kita siap memaksimalkan potensinya tanpa mengabaikan dampaknya? Mengapa Nikel Itu Penting? Nikel bukan logam baru. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, perannya melonjak drastis karena dibutuhkan dalam produksi baterai lithium-ion, khususnya jenis NMC (Nickel-Manganese-Cobalt) yang digunakan pada mobil listrik seperti Tesla. Permintaan global terhadap nikel melonjak, dan Indonesia — sebagai produsen nikel terbesar dunia — langsung jadi sorotan. Indonesia, Raja Nikel Dunia Dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia memegang kunci penting dalam rantai pasok kendaraan listrik global. Data menunjukkan bahwa Indonesia menyumbang lebih dari 30% prod...

Dampak Tambang di Indonesia: Apa yang Perlu Kita Tahu?

  Kalau kamu pernah dengar soal mobil listrik atau baterai canggih, pasti nggak asing lagi dengan nama nikel. Logam ini jadi salah satu bahan utama untuk baterai lithium-ion—teknologi yang katanya akan menyelamatkan bumi dari emisi karbon. Tapi tunggu dulu, apakah nikel benar-benar “hijau”? Yuk, kita kulik bareng dampak tambang nikel di Indonesia! 1. Indonesia dan Nikel: Pemain Besar di Dunia Indonesia adalah penghasil nikel terbesar di dunia, terutama dari Sulawesi dan Maluku. Pemerintah bahkan melarang ekspor nikel mentah agar pengolahan dilakukan di dalam negeri—istilahnya “hilirisasi”. Tujuannya, supaya nilai ekonominya lebih tinggi dan membuka lapangan kerja lokal. Kedengarannya bagus, kan? Tapi kenyataannya, prosesnya nggak semulus itu. Tambang nikel punya dampak besar—dan seringkali diabaikan. 2. Dampak Lingkungan: Hijau di Luar, Abu-abu di Dalam Meski digunakan untuk produk “ramah lingkungan”, penambangan nikel justru merusak lingkungan. Contoh dampaknya: penggundulan hutan...