Skip to main content

Jenis derajat suhu Termometer Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin

Dalam ilmu fisika, suhu didefinisikan sebagai suatu besaran yang menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Tinggi rendahnya suhu ini dinyatakan dalam bentuk derajat suhu dan diukur dengan menggunakan termometer.

Dikutip dari buku Rumus Pintar Fisika SMP terbitan Wahyu Media, Celcius merupakan jenis derajat suhu yang menggunakan ukuran titik tetap secara normal. Maka dari itu, titik tetap atas pada Celcius adalah 100°, sedangkan titik tetap bawahnya, yakni 0°.

Berbeda dengan Celcius, Reamur mempunyai titik tetap atas 80° dan titik tetap bawah 0°. Kelvin memiliki titik tetap atas 373° dan titik tetap bawah 273°. Sedangkan titik tetap atas Fahrenheit adalah 212° dengan titik bawah 32°. Berdasarkan titik tetap atas dan bawah masing-masing suhu, dapat diketahui bahwa perbandingan antara Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.

Agar lebih paham, simak beberapa rumus konversi suhu dan contoh soal yang dihimpun dari buku Rumus Jitu Fisika SMP terbitan Agromedia Pustaka di bawah ini.

1. Rumus Celcius ke Fahrenheit adalah sebagai berikut:

°C = 5/9 x (°F – 32).

Atau bisa juga dengan rumus:

°F = (9/5 x °C) + 32.

Contoh Soal

Suhu air yang hampir mendidih adalah 90°C. Berapakah suhu zat tersebut pada skala Fahrenheit?

Penyelesaian:

°F = (9/5 x °C) + 32

= (9/5 x 90) + 32

= (810/5) + 32

= 162 + 32

= 194 °F.

2. Rumus Celcius ke Reamur

Berikut rumus Celcius ke Reamur:

°C = 5/4 x °R atau °R = 4/5 x °C

Contoh Soal

Suhu suatu zat menunjukkan 60°R . Berapakah suhu tersebut jika diukur dengan menggunakan termometer Celcius?

Penyelesaian:

°C = 5/4 x °R

= 5/4 x 60

= 75°C

3. Rumus Celcius ke Kelvin

Adapun rumus Celcius ke Kelvin, yaitu sebagai berikut:

°C = °K – 27 atau °K = °C + 273

Contoh Soal

Pengukuran suhu suatu zat cair dengan menggunakan termometer Celsius menunjukkan suhu 37°C. Berapakah suhu yang diperoleh jika pengukurannya menggunakan termometer Kelvin?

Penyelesaian:

°K = °C+ 273

= 37 + 273

=310°K

4. Rumus Reamur ke Fahrenheit

Jika ingin konversi rumus Reamur ke Fahrenheit, bisa gunakan rumus berikut:

°R = 4/9 (°F-32) atau °F = (9/4 x °R) +32

Contoh Soal

Suhu suatu benda adalah 212°F. Berapakah suhu benda tersebut jika diukur dengan menggunakan termometer Reamur?

Penyelesaian:

°R = 4/9 (°F-32)

= 4/9 (212-32)

=4/9 x 180

= 80°R

Ada beberapa jenis derajat suhu yang digunakan dalam termometer, yaitu Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin. Setiap jenis derajat suhu ini memiliki titik tetap atas dan bawah yang berbeda-beda.

Dr. Man

Comments

Popular posts from this blog

Opini Keadilan Buruh dalam Hilirisasi

Kisruh buruh sering terjadi dimana mana. Bukan dari Sabang sampai Merauke namun secara Global sudah mengelilingi dunia kisruh perburuhan tersebut. Beranjak dari pengalaman dari seorang buruh yang ulet sebut Eko(samaran). Opini buruh tambang nikel, khususnya di wilayah seperti Morowali dan Maluku Utara, menunjukkan potret kontradiktif antara peluang ekonomi dan kondisi kerja yang berat. Meskipun hilirisasi nikel menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, banyak buruh mengeluhkan sistem kerja dan perlindungan yang minim. Berkecimpung didunia perburuhan sebagai karyawan boleh dikatakan unik dan menyenangkan. Karena di samping sering di temukan tantangan ada juga sesi menetralisir kesenjangan.  Secara keseluruhan, opini buruh menuntut adanya keadilan dalam hilirisasi, di mana peningkatan nilai tambah harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak-hak pekerja, jaminan sosial, dan keselamatan kerja yang lebih baik.  Berserikat (menjadi anggota serikat pekerja/buruh)...

Tambang Nikel di Indonesia: Antara Peluang dan Tantangan Masa Depan

  Indonesia saat ini berada di garis depan revolusi energi dunia. Bukan karena kita punya jutaan kendaraan listrik atau pabrik baterai canggih, tetapi karena kita punya nikel — salah satu komponen utama baterai kendaraan listrik. Tapi, seiring meningkatnya perhatian dunia pada tambang nikel di Indonesia, muncul pertanyaan besar: Apakah kita siap memaksimalkan potensinya tanpa mengabaikan dampaknya? Mengapa Nikel Itu Penting? Nikel bukan logam baru. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, perannya melonjak drastis karena dibutuhkan dalam produksi baterai lithium-ion, khususnya jenis NMC (Nickel-Manganese-Cobalt) yang digunakan pada mobil listrik seperti Tesla. Permintaan global terhadap nikel melonjak, dan Indonesia — sebagai produsen nikel terbesar dunia — langsung jadi sorotan. Indonesia, Raja Nikel Dunia Dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia memegang kunci penting dalam rantai pasok kendaraan listrik global. Data menunjukkan bahwa Indonesia menyumbang lebih dari 30% prod...

Dampak Tambang di Indonesia: Apa yang Perlu Kita Tahu?

  Kalau kamu pernah dengar soal mobil listrik atau baterai canggih, pasti nggak asing lagi dengan nama nikel. Logam ini jadi salah satu bahan utama untuk baterai lithium-ion—teknologi yang katanya akan menyelamatkan bumi dari emisi karbon. Tapi tunggu dulu, apakah nikel benar-benar “hijau”? Yuk, kita kulik bareng dampak tambang nikel di Indonesia! 1. Indonesia dan Nikel: Pemain Besar di Dunia Indonesia adalah penghasil nikel terbesar di dunia, terutama dari Sulawesi dan Maluku. Pemerintah bahkan melarang ekspor nikel mentah agar pengolahan dilakukan di dalam negeri—istilahnya “hilirisasi”. Tujuannya, supaya nilai ekonominya lebih tinggi dan membuka lapangan kerja lokal. Kedengarannya bagus, kan? Tapi kenyataannya, prosesnya nggak semulus itu. Tambang nikel punya dampak besar—dan seringkali diabaikan. 2. Dampak Lingkungan: Hijau di Luar, Abu-abu di Dalam Meski digunakan untuk produk “ramah lingkungan”, penambangan nikel justru merusak lingkungan. Contoh dampaknya: penggundulan hutan...