Langsung ke konten utama

Blogger berkecimpung di dunia Tambang

 

Salam bloggers.  Meniti karier seorang bloggers di dunia tambang kadang tidak kompatibel menurut pakar IT. Alasannya kenapa karena dunia blogger terfokus di depan PC komputer netter sendiri sementara bila kita berkecimpung di dunia tambang harus fokus terhadap SOP serta pengetahuan dan loyalitas yang serba harus bisa, dan pola pikir harus terbentuk untuk berkolabirasi kerja team. Iya itu harus kita kerja team. 

Seperti saya misalnya bosku.. saya belajar berkecimpung di dunia tambang sejak tahun 2004 di salah satu perusahaan elite tambang nickel di Indonesia saat itu. Dan juga sebagai pemasok nickel matte yang pertama di Indonesia. Saya enjoy enjoy saja saat itu. Padahal saya baru belajar juga tentang  membuat blog atau arti kata kita sebagai wartawan online di dunia maya. 

Saya cuma sedikit cerita bro.  Yang jadi pembahasan adalah kerja online enteng mana ketimbang kerja di tambang?. Sebenarnya tergantung dari cara kita memilah persepsi yang edukatif. Karena bila di banding bandingkan banyak yang memilih kerja di tambang gajinya gede terus jaminan keluarga terpenuhi seperti jaminan kesehatan anak dan istri tercinta. Sementara bila kita kerja online seperti ngeblog penghasilan yang senin kamis( istilah wong deso), yang memerlukan modal dan pengetahuan spesifik. 

Makanya saya berpendapat memilih kerja tergantung dari kita yang menjalani dan mensyukuri penghasilannya.  Sebenarnya penghasilan blogger tidak seberapa besarnya bro. Nanti orderan deal setelah kita bid lalu kita mendapat penghasilan.

Namun saat ini saya masih menjalani keduanya karena ngeblog merupakan penghasilan sampingan sementara di tambang kita berpenghasilan di sana nyaman namun terikat oleh waktu dan kesempatan untuk holiday itu minim.

Dan kelihatannya banyak teman yang jenuh beraktifitas. Setelah sepulang dari cuti kunjungan keluarga. Demikian cerita pengalaman belajar hidup menjalani rutinitas antara blogger dan karyawan.

Kedepannya kita cerita lagi dunia tambang di PT.IMIP Morowali Sulawesi Tengah.

Salam bloggers!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Opini Keadilan Buruh dalam Hilirisasi

Kisruh buruh sering terjadi dimana mana. Bukan dari Sabang sampai Merauke namun secara Global sudah mengelilingi dunia kisruh perburuhan tersebut. Beranjak dari pengalaman dari seorang buruh yang ulet sebut Eko(samaran) . Opini buruh tambang nikel, khususnya di wilayah seperti Morowali dan Maluku Utara, menunjukkan potret kontradiktif antara peluang ekonomi dan kondisi kerja yang berat. Meskipun hilirisasi nikel menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, banyak buruh mengeluhkan sistem kerja dan perlindungan yang minim. Berkecimpung didunia perburuhan sebagai karyawan boleh dikatakan unik dan menyenangkan. Karena di samping sering di temukan tantangan ada juga sesi menetralisir kesenjangan.  Secara keseluruhan, opini buruh menuntut adanya keadilan dalam hilirisasi, di mana peningkatan nilai tambah harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak-hak pekerja, jaminan sosial, dan keselamatan kerja yang lebih baik.  Berserikat (menjadi anggota serikat pekerja/buruh...

Pioneer masa depan helm kuning karyawan PT IMIP Morowali

Menjadi panutan atau pioneer di perusahan helm kuning di Morowali Sulawesi Tengah adalah harapan tumpuan aspirasi dan keluh kesah karyawan helm kuning sebagai karyawan ujung tombak level menengah Hidup sederhana pandai bergaul dan kharismatik. Sebut saja Eko Yamanda karyawan PT IMIP Morowali dibawah bendera Tenant PT GCNS yang telah memperlihatkan kinerja positif sebagai karyawan berhelm biru. Beliau berdedikasi, loyalitas dan cerdas setiap menyelesaikan dan menangani masalah. Bolehlah di katakan karyawan Pioneer atau panutan di kalangan helm kuning. Iya juga menyelesaikan masalah di lapangan dengan solusi dan ide cerdasnya.  PT IMIP yang bergerak di sektor pertambangan nikel ini telah beroperasi di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali tepatnya di Desa Fatufia. Menjadi Karyawan atau pengguna helm kuning di perusahaan raksasa seperti PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi harapan dari sebagian orang khususnya di provinsi Sulawesi Tengah.  Agar berlangsung kegi...

Serikat Buruh NIKEUBA dalam Kolaborasi dengan PT IMIP di Morowali

Masa emas organisasi sering mencatat history berfluktuasi. Namun tidak seperti salah satu organisasi elite Serikat pekerja yang solid ini. NIKEUBA...!!adalah Serikat buruh yang mencatut prestasi gemilang telah menunjukan perjalanan karier berkolaborasi dengan salah satu tambang Multinasional di Indonesia adalah PT IMIP di Morowali Sulawesi Tengah.  Momen spektakuler di tanggal 21-Sep-2026 NIKEUBA Morowali di undang langsung dari kantor pusat PT IMIP di Jakarta untuk silaturahmi serta bincang bincang progres berkelanjutan dan sumber daya kedepannya. "Kita ada undangan dari kantor pusat PT IMIP di Jakarta menjadi suatu input dan pembenahan kebersamaan kita dengan pihak pengusaha" pungkas ketua DPC NIKEUBA Morowali pak Suardi di sela-sela temu kader pada malam sebelum berangkat memenuhi undangan dari pihak perusahaan pemilik kawasan industri di Morowali. Di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Serikat buruh tidak hanya berfungsi sebagai wadah ...